Bawaslu RI Memberikan Apresiasi kepada Bawaslu Kalimantan Selatan dan Sentra Gakkumdu Kabupaten/Kota di Kalsel

Kalselhits.com Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bawaslu Kalimantan Selatan dan Jajaran Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) di Kabupaten/Kota di Kalsel. Apresiasi ini disampaikan oleh Deputi Bidang Dukungan Teknis Bawaslu RI, Dr. La Bayoni, S.IP., M.Si saat memberikan arahan dan membuka Rapat Koordinasi Sentra Gakkumdu se Kalimantan Selatan dengan tema “Sinergitas Sentra Gakkumdu dalam menghadirkan Pemilu yang berdaulat dan berkepastian hukum” di Banjarbaru pada Kamis, 3 November 2023.

Menurut La Bayoni, rapat koordinasi ini sangat penting untuk optimalisasi kesiapan dalam menangani laporan dan tindak pidana Pemilu 2024 serta membangun sinergitas Sentra Gakkumdu di semua tingkatan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalsel. Hal ini sesuai dengan arahan Bawaslu RI agar Sentra Gakkumdu melakukan persiapan dini terkait pemetaan potensi pelanggaran tindak pidana pemilu 2024, menghadapi penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) dan masa kampanye yang dimulai pada 28 November mendatang.

La Bayoni juga menyampaikan apresiasi Bawaslu Indonesia kepada Bawaslu Kalsel dan jajaran Gakkumdu se Provinsi dan Kabupaten/Kota atas segala persiapan yang telah dilakukan.

Dalam kesempatan ini, La Bayoni juga membacakan arahan dari Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, terkait penegakan hukum tindak pidana Pemilu oleh Gakkumdu. Termasuk dalam arahan tersebut adalah pembentukan Gakkumdu Luar Negeri, anggaran Pokja Gakkumdu, rencana Rapat Kerja Nasional Gakkumdu se Indonesia di Jakarta pada 26-28 November mendatang, dan arahan untuk melakukan persiapan dini terkait pemetaan potensi pelanggaran tindak pidana pemilu 2024.

Ketua Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono, menjelaskan dalam sambutannya bahwa untuk menghadirkan Pemilu yang berkeadilan dan memiliki kepastian hukum, perlu dilakukan penyamaan persepsi di jajaran Gakkumdu se Kalimantan Selatan, terutama dalam penanganan tindak pidana Pemilu. Aries menekankan pentingnya memahami tugas dan memiliki prediksi gangguan tahapan Pemilu.

Aries juga menyebutkan bahwa potensi pelanggaran tindak pidana Pemilu dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pemalsuan dokumen, politik uang, dan selama masa penetapan DCT, kampanye, serta hari pemungutan suara.

Sentra Gakkumdu atau Sentra Penegakan Hukum Terpadu merupakan amanat dari UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Gakkumdu dibentuk sebagai kesatuan dari Bawaslu, Kejaksaan, dan Kepolisian dalam menindak pelanggaran tindak pidana pemilu.

Rapat Koordinasi Sentra Gakkumdu se Kalsel dihadiri oleh seluruh jajaran Bawaslu Kalsel dan Kabupaten/Kota serta Sentra Gakkumdu se Kalimantan Selatan. Sejumlah narasumber kompeten turut hadir dalam rapat ini, termasuk akademisi hukum dan praktisi hukum pemilu.(mega)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *